Ingin Berkunjung ke Observatorium Bosscha? Baca Dulu Artikel Ini

0

Observatorium Bosscha adalah tempat peneropongan bintang yang terletak di kawasan wisata Lembang, Bandung. Tempat ini kerap kali dijadikan destinasi study tour siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Lalu, apa saja yang bisa Anda temukan di sana? Sebelum lanjut, simak beberapa info yang wajib Anda ketahui dari Observatorium Bosscha, Lembang.

Tentang Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha merupakan pusat penelitian yang berada di bawah Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung (F-MIPA ITB). Tujuan utama dibangunnya observatorium ini adalah sebagai wadah belajar dan pengembangan ilmu Astronomi di Indonesia. Bosscha memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan para peneliti yang ingin melakukan pengamatan astronomi, melakukan analisis data astrofisika, dan belajar instrumentasi. Terlepas dari fungsi utamanya tersebut, di sini para pengunjung bisa bermain sekaligus belajar tentang berbagai macam bintang dan galaksi.

Berdiri di atas tanah seluas enam hektare, Bosscha memiliki kubah yang bisa dibuka, yaitu Zeis. Kubah Zeis baru bisa dibuka dengan kekuatan cahaya sebesar 1500 watt dan bisa mengeluarkan teleskop Zeis untuk meneliti bintang ganda. Menarik, bukan?

Sejarah Observatorium Bosscha

Dahulu, Observatorium Bosscha dikenal dengan nama Bosscha Sterrenwacht. Sebuah bangunan megah yang dibangun oleh Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV) atau Perhimpunan Bintang Hindia Belanda.

Sosok yang paling berjasa sekaligus sebagai penyandang dana utama pembangunan obsevatorium ini merupakan orang Belanda yang bernama Karel Albert Rudolf Bosscha atau K.A.R Bosscha. Dia adalah tuan tanah di perkebunan teh Malabar. Untuk menghormatinya, namanya pun diabadikan sebagai nama observatorium.

Pembangunan berlangsung selama kurang lebih lima tahun, yaitu dari tahun 1923 hingga 1928. NISV resmi menyerahkan Bosscha kepada pemerintahan Republik Indonesia pada tanggal 17 Oktober 1951. Tempat itu pun resmi menjadi bagian dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1959, serta dijadikan pusat riset dan pendidikan Astronomi di Indonesia.

Apa Saja yang Bisa Anda Lihat di Observatorium Bosscha?

Berikut adalah beberapa fasilitas yang bisa Anda lihat dan kunjungi di Observatorium Bosscha:

  • Teropong bintang

Mempunyai sekitar 10 teleskop yang masih aktif, tetapi hanya ada satu teleskop utama yang sering digunakan oleh wisatawan yang berkunjung, yaitu teleskop refraktor ganda Zeiss. Teleskop ini berada di sebuah gedung bangunan dengan atap kubah yang bisa dibuka dan ditutup. Jika Anda berkunjung ke Bosscha, Anda diperlihatkan cara kerja dari teleskop Zeiss ini. Anda akan dibuat kagum saat atap kubah terbuka memperlihatkan indahnya pemandangan langit luas yang berwarna biru. Selain teleskop Zeiss, Anda juga bisa mencoba teleskop lainnya, seperti teleskop refraktor Bamberg.

  • Perpustakaan

Sebagai pusat riset dan belajar ilmu Astronomi Indonesia, observatorium ini memiliki perpustakaan yang cukup lengkap koleksi buku hingga jurnalnya. Selain itu, berbagai katalog astronomi pun bisa Anda temukan di perpustakaan ini.

  • Bengkel mekanik

Dilengkapi pula dengan bengkel mekanik yang digunakan untuk memproduksi berbagai macam aksesori dan komponen teleskop.

  • Wisma

Bosscha juga dilengkapi dengan beberapa bangunan rumah dan wisma, tapi jangan salah. Wisma tersebut hanya diperbolehkan untuk para pengamat, untuk ruang rapat, dan ruang makan.

  • Ruang multimedia

Ruang multimedia di Bosscha digunakan untuk menerima kunjungan publik. Tepatnya sebagai ruangan berbagi ilmu astronomi kepada para pengunjung. Selain itu, di ruang multimedia ini Anda juga bisa menonton film-film dokumenter ilmiah mengenai astronomi.

Jadwal Kunjungan dan Tiket Masuk Observatorium Bosscha

Jika Anda ingin berkunjung ke Bosscha, sebenarnya sangat mudah dan tidak membutuhkan tiket masuk. Namun jika Anda ingin melihat cara kerja teleskop Zeis, Anda harus melihat jadwal kunjungan dan melakukan registrasi terlebih dahulu dengan membayar Rp15.000/ orang. Biasanya, kunjungan untuk instansi atau sekolah dibuka pada hari Selasa hingga Jumat pukul 09.00–14.30. Untuk kunjungan perorangan, dibuka pada hari Sabtu saja pukul 09.00–14.00. Pada hari Senin dan Minggu, Bosscha tidak menerima kunjungan.

Jika langit malam cerah, Bosscha juga membuka kunjungan saat malam hari dan menawarkan melihat benda-benda langit dengan teleskop Bamberg. Kunjungan malam hari dibuka pada musim kemarau, yaitu sekitar bulan April sampai Oktober. Acara dimulai pada pukul 17.00 sampai 20.00, tetapi Anda harus melakukan registrasi dahulu karena kapasitas yang terbatas dengan membayar Rp20.000/ orang.

Menuju Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha berlokasi di Jalan Peneropongan Bintang, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Untuk menuju ke sana, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Berikut alternatif transportasi menuju ke sana:

  • Kendaraan Pribadi

Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, dari Jalan Setiabudi berkendaralah ke arah Lembang menuju Universitas Pendidikan Indonesia Bandung dan Terminal Ledeng. Dari Terminal Ledeng, ikuti jalan hingga melewati Pusdik Korps Wanita Angkatan Darat. Lalu, kurang lebih 400 meter, Anda akan bertemu gerbang bawah Observatorium Bosscha yang ada di kanan jalan.

  • Angkutan Umum

Berikut beberapa rute angkutan umum menuju Bosscha:

Dari Stasiun Bandung:

Naik angkutan tujuan Stasiun Bandung – Lembang, turun di gerbang bawah Observatorium Bosscha.

Dari Terminal Cicaheum:

Naik angkutan umum menuju Stasiun Ledeng, lanjut naik angkutan jurusan Stasiun Bandung – Lembang lalu turun di gerbang bawah Observatorium Bosscha.

Dari Terminal Leuwi Panjang :

Naik bus Damri arah Ledeng. Dari Ledeng, naik angkutan umum jurusan Stasiun Bandung – Lembang. Lalu, turun di gerbang bawah Observatorium Bosscha.

Tips Mengunjungi Observatorium Bosscha

Berikut adalah beberapa tips yang harus Anda perhatikan sebelum mengunjungi tempat peneropongan bintang yang satu ini.

  1. Datanglah tepat waktu. Jika Anda terlambat satu jam, kunjungan Anda akan dibatalkan.
  2. Datanglah sesuai jumlah orang yang sudah didaftarkan. Jika Anda menambah peserta tanpa konfirmasi, pihak Bosscha akan mengenakan biaya sanksi hingga dua kali lipat bahkan pembatalan kunjungan.
  3. Dilarang makan dan minum di kawasan observatorium.
  4. Dilarang mengambil foto dengan menggunakan flash jika Anda berkunjung pada malam hari.
  5. Dilarang merokok di lingkungan observatorium.
  6. Berpakaian yang sopan dan rapi.

Kontak Observatorium Bosscha

Untuk Anda yang ingin melakukan kunjungan ke Bosscha, baik instansi maupun perorangan, Anda bisa menghubungi beberapa alamat berikut ini :

Alamat surat :

Observatorium Bosscha

FMIPA Institut Teknologi Bandung

Lembang, Bandung 40391

Jawa Barat, Indonesia

Telepon/ Fax :

Kunjungan Publik +6222 278 6001 (Senin – Jumat, 09.00 – 15.00)

Demikianlah informasi seputar Observatorium Bosscha yang bisa Anda jadikan panduan sebelum berkunjung. Semoga bermanfaat!

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.