Stone Garden Padalarang, Big Secret Of Bandung

0

Bisa dibilang, Stone Garden Padalarang merupakan salah satu destinasi wisata alam tersembunyi yang kini tengah diburu banyak wisatawan. Tempat wisata yang berlokasi di Bandung Barat ini mulai hangat diperbincangkan di kalangan para pelancong, tepatnya sejak akhir tahun 2014 silam.

Sejak saat itu, tempat wisata murah meriah ini semakin populer dan mulai menjadi salah satu di antara sekian wisata alam favorit di Kota Bandung. Nah, bagi Anda yang penasaran dengan tempat wisata yang satu ini, yuk, simak informasi lengkapnya.

Sekilas Tentang Stone Garden Padalarang

Sesuai namanya, Stone Garden merupakan sebuah kawasan gunung kapur dengan bentuknya yang eksotis dan artistik. Menurut beberapa literatur, gunung kapur tersebut dulunya merupakan sebuah lautan dangkal yang karena proses alam berubah menjadi bebatuan. Bahkan, koral yang hidup di lautan ini pun mati dan sisa fosilnya masih bisa ditemukan.

Literatur lain juga menyebutkan bahwa asal usul tempat ini berhubungan dengan sejarah kepurbakalaan. Terbukti dengan masih banyaknya sisa fosil yang bisa ditemukan di area seluas 2 ha tersebut. Karenanya, Stone Garden Padalarang juga dikenal dengan sebutan Stone Garden Geo Park.

Lokasi Stone Garden sendiri berada di ketinggian 709 mdpl, tepatnya di puncak Gunung Pawon. Itulah mengapa dulunya tempat wisata ini lebih populer dengan sebutan Pasir Pawon. .

Anda akan disuguhi pemandangan alam yang khas berupa perpaduan batu gamping putih yang artistik, hamparan tumbuhan hijau, birunya langit dan putihnya awan, serta cahaya matahari yang bersinar terang. Tak ayal, tempat ini pun menjadi spot foto menarik yang tak boleh dilewatkan.

Daya Tarik Wisata

Nyatanya, selain dikenal sebagai wisata alam, Stone Garden Geo Park juga menyimpan sejuta daya tarik wisata lain yang tak kalah memesona. Apa saja? Simak uraian berikut.

  1. Wisata Batu Kapur Taman Batu (Stone Garden)

Suguhan paling tampak ketika menginjakkan kaki di area wisata ini adalah deretan batu kapur dan gamping yang sangat eksotis dan artistik. Terdapat banyak bebatuan yang berdiri tegak dengan formasi dan bentuknya yang sangat unik. Tak heran jika kemudian, banyak wisatawan yang mengabadikan keunikan dan keindahannya dalam jepretan kamera. Baik berupa selfie, wefie, atau bahkan pemotretan khusus.

Anda juga bisa menyusuri area taman batu hingga ke atas bukit. Di sana, Anda akan disuguhi hamparan padang rumput hijau, area persawahan masyarakat setempat, dan panorama alam lainnya. Aktivitas ini juga bisa disebut semi trekking, lo. Mengingat jalan yang harus dilewati cukup berbatu dan menantang.

  1. Wisata Sejarah Stone Garden

Selain akan disuguhi dengan ragam bebatuan yang unik, Anda juga akan diajak untuk melihat berbagai artefak dan fosil. Berbagai objek bersejarah seperti tulang manusia, tulang gigi (binatang dan manusia), dan fosil koral bisa Anda temukan di kawasan wisata ini. Hal tersebut membuktikan bahwa Taman Batu memang memiliki sejarah yang erat dengan kepurbakalaan dan sejarah alam lainnya.

Jadi, dengan mengunjungi tempat ini, Anda tidak hanya akan berwisata tetapi juga sekaligus belajar tentang sejarah kepurbakalaan dan antropologi.

  1. Wisata Gua Pawon

Selain di area Taman Batu, beragam fosil manusia dan hewan ini juga bisa Anda lihat di dalam Gua Pawon. Gua Pawon sendiri berada di area bagian bawah dari Gunung Pawon, sementara Stone Garden berada di puncak gunung. Jadi, Anda bisa mengunjungi Goa Pawon sebelum maupun sesudah beranjak dari Stone Garden Geo Park.

Fasilitas Pendukung

Untuk mendukung kenyamanan para wisatawan, pihak pengelola telah menyediakan beragam fasilitas pendukung. Mulai dari toilet yang bersih, tempat beribadah (musholla) yang layak, warung-warung makanan atau jajanan, serta toko penjualan oleh-oleh atau cendera mata. Cendera mata yang bisa dipilih seperti topi, gantungan kunci, miniatur artefak, dan benda-benda menarik lainnya.

Meski memang, di beberapa titik utamanya yang terkait masalah aksesbilitas, masih banyak yang harus dibenahi dan ditingkatkan.

Lokasi Stone Garden Geo Park

Tempat wisata ini terletak di Kampung Giri Mulya, Desa Gunung Masigit, Cipatat – Padalarang – Bandung Barat. Lokasinya juga tak jauh dari objek wisata Karang Hawu, yakni sekitar 8 km atau sekitar 20 menit berkendara. Sementara jika dari Padalarang, hanya berjarak sekitar 5 km atau sekitar 10 menit berkendara.

Rute Jalan Menuju ke Stone Garden

Pada dasarnya, akses untuk menuju lokasi ini bisa dijangkau dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Meski memang, demi kemudahan, keselamatan, dan fleksibilitas, sangat disarankan bagi Anda untuk membawa atau menyewa kendaraan pribadi.

Bagi Anda yang berasal dari Jakarta, setelah keluar dari tol Padalarang ambil jalur menuju kawasan Padalarang – Cipatat. Kemudian dilanjutkan dengan mengambil rute jalan menuju Desa Gunung Masigit, dan berakhir di kawasan Kampung Giri Mulya, tepatnya di area Gunung Pawon.

Sementara bagi Anda yang berasal dari Kota Bandung, ambil rute tol Cipularang dan keluar melalui tol Padalarang. Setelah itu, ikuti rute jalan menuju Cianjur dan arahkan ke Jl. Raya Cipatat. Kemudian, arahkan kendaraan ke Desa Gunung Masigit, tepatnya Kampung Giri Mulya.

Jam Operasional

Bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi tempat wisata tersembunyi ini, silakan berkunjung setiap hari (senin – minggu) selama 24 nonstop.

Harga Tiket Masuk

Perlu diketahui, untuk mengunjungi Stone Garden Anda bisa melalui dua pintu masuk, yaitu:

  • Pintu masuk melalui Gua Pawon, dan Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp6.000/orang ditambah biaya parkir kendaraan sebesar Rp5.000.
  • Pintu masuk langsung menuju Taman Batu, dan Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp3.000 per orang. Untuk parkir, kendaraan roda dua diharuskan membayar biaya sebesar Rp5.000 dan roda 4 sebesar Rp10.000.

Tips Berwisata

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum berangkat menuju kawasan wisata ini, yaitu:

  • Pastikan fisik dan mental berada dalam kondisi prima. Hal ini penting, mengingat wisata alam ini berhubungan erat dengan tenaga Anda. Anda harus siap dengan kondisi medan yang terjal dan panas.
  • Bekali diri dengan berbagai perlengkapan seperti sepatu, bekal makanan dan minuman, topi untuk melindungi diri dari panas, serta kamera untuk mengabadikan momen.
  • Harap hati-hari ketika akan menuju puncak Gunung Pawon, mengingat jalannya yang hanya setapak dan cenderung curam.
  • Ketika mengendarai mobil, harap hati-hati ketika akan membelok karena terdapat banyak tikungan tajam yang rawan kecelakaan.

Itulah beberapa informasi penting terkait Stone Garden Padalarang. Semoga bermanfaat dan selamat berlibur.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.